Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Penyebab Kamu Merasa Kesepian meski Punya Banyak Teman

Punya banyak teman seharusnya bikin hidupmu selalu ramai. Ada yang senantiasa bisa diajak ngobrol atau main. Namun kenapa kamu malah tetap saja merasa kesepian? Kira-kira kamu yang salah atau teman-temanmu, ya? Mengingat temanmu banyak dan kamu cuma satu orang, sepertinya memang kamu yang harus berintrospeksi nih. Mungkin salah satu penyebabnya ada di bawah ini.

1. Kamu terlalu serius, gak bisa diajak bercanda

Padahal punya teman-teman yang suka bercanda itu anugerah, lho. Kelucuan mereka bisa membuatmu lebih rileks. Jadi jarang stres, kan? Sayangnya, kamu malah seperti gak bisa menikmati candaan atau tingkah menggelikan mereka. Akibatnya, kehangatan pertemanan mereka gak bisa menyentuh hatimu.

6 Penyebab Kamu Merasa Kesepian meski Punya Banyak Teman
Memangnya apa sih, yang membuatmu seserius itu? Sifat sejak lahir, memikirkan pekerjaan, atau menganggap humor sebagai sesuatu yang gak penting? Coba deh, lupakan sejenak urusan pekerjaanmu dan nikmati kebersamaanmu dengan teman-teman. Jangan sungkan buat terbahak-bahak bersama mereka, ya!

2. Merasa dirimu terlalu berbeda dari mereka sehingga cenderung menarik diri

Perbedaan yang kamu rasakan bisa macam-macam. Misalnya, berbeda sifat. Kamu introver sedangkan teman-temanmu ekstrover. Bisa juga beda minat.

Atau malah diam-diam kamu gak nyaman dengan perbedaan status sosial ekonomi antara dirimu dengan mereka? Wah, jangan berpikiran picik, ya!

Bila kamu jadi enggan dekat dengan mereka karena merasa kelasmu lebih tinggi, itu namanya kamu gak merakyat. Akan tetapi jika kamu minder dengan kelas sosial ekonomi mereka yang lebih tinggi, orang mereka juga gak masalah berteman denganmu, kok.

Bisa juga sebenarnya gak ada perbedaan yang terlalu mencolok di antara kalian. Kamu cuma melebih-lebihkan perbedaan kecil yang ada. Ya sudah sih, sebesar apa pun perbedaan di antara kalian, itu malah bikin pertemanan lebih berwarna, kan?

3. Dari teman sebanyak itu gak ada yang menjadi sahabatmu

Benar, temanmu banyak. Namun kenapa semuanya gak ada yang dekat denganmu? Kamu sebatas mengenal dan dikenal oleh mereka. Gak satu pun yang menjadi sahabatmu.

Inilah yang membuat kualitas pertemanan kalian jadi kurang bagus. Berbeda dengan apabila kamu memiliki sahabat. Hubungan pertemanan kalian bakal lebih awet dan mendalam.

Banyak hal bisa kamu ceritakan padanya. Demikian juga dia akan banyak menceritakan dirinya padamu. Akan tetapi bila semuanya sekadar teman biasa, hubungan pertemanan kalian rasanya cuma di permukaan saja.

4. Mengutamakan teman di dunia maya ketimbang teman di dunia nyata

Teman ya teman. Artinya, meski berteman hanya di dunia maya, belum pernah bertemu di dunia nyata, itu bukan berarti gak penting. Hanya soal jarak dan kesempatan yang belum ada sehingga kalian belum dapat bertemu.

Namun bakal menyedihkan kalau kamu seperti hidup di dunia maya saja. Ini ditandai dengan kamu punya banyak teman di medsos, tetapi malah terkucil di dunia nyata.

Sebenarnya, ini bukan karena gak ada satu orang pun di dunia nyata yang mau berteman denganmu. Akan tetapi, barangkali kamu yang terlalu menjaga jarak dari mereka.

Misalnya, kamu terlalu suka mengurung diri di kamar, gak mau bergaul dengan tetangga dan teman. Ayo dong, gaul dulu sana. Ngobrol langsung lebih seru ketimbang cuma lewat medsos, lho!

5. Gak pernah curhat, ya?

Ada lho, orang yang berpikir seribu kali saban mau curhat. Terlalu takut curhatannya disebarkan ke mana-mana, dianggap lemah karena sudah dewasa kok masih curhat, dan sebagainya.

Kamu juga begini? Bila ya, wajar kamu menjadi merasa kesepian sekalipun selalu dikelilingi banyak teman. Kamu gak bisa menceritakan masalah atau unek-unekmu pada siapa pun.

Yuk, belajar hidup dan berteman dengan lebih santai. Ada yang perlu diceritakan ya ceritakan saja. Jangan apa-apa dipendam sendiri. Itu berat, kamu gak akan kuat.

Asal kamu tetap mempertimbangkan waktu dan tempat sebelum curhat, temanmu pasti gak akan terganggu kok. Malah senang karena itu tandanya kamu memercayai mereka.

6. Membuat terlalu banyak batasan dalam berteman

Batasan itu misalnya, kamu cuma mau membicarakan topik-topik tertentu dengan teman seperti soal pekerjaan dan politik biar isi obrolan berbobot. Kamu juga sangat memikirkan responsmu atas setiap cerita atau sikap teman.

Kamu terlalu khawatir responsmu kurang terkendali sehingga citramu buruk. Pokoknya, dalam interaksimu dengan teman, kamu terlalu banyak berpikir. Kamu gak bisa bersikap lebih spontan.

Barangkali, kamu cuma ingin lebih berhati-hati saat berinteraksi dengan mereka. Namun karena caramu ekstrem, pertemananmu dengan siapa pun justru menjadi terasa kaku.

Bagaimana, sudah ketemu mana yang menjadi penyebab kamu tetap kesepian sekalipun temanmu ada di mana-mana? Cobalah memperbaiki diri agar pertemanan kalian terasa lebih mengasyikkan.

Posting Komentar untuk "6 Penyebab Kamu Merasa Kesepian meski Punya Banyak Teman"