Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ketahui 6 Hal Ini Agar Mengobrol Sama Kamu Gak Terasa Membosankan

Mengobrol memang terlihat sebagai kegiatan yang dilakukan secara otomatis saja. Bertemu teman, saudara, atau bahkan orang baru lalu selalu diselingi dengan kegiatan mengobrol.

Namun, tahukah kamu jika ternyata mengobrol yang baik itu ada caranya, lho! Hal ini menjadi penting biar obrolan kalian bisa terus menyenangkan, berkesan, dan bukan malah menyakiti lawan bicara kalian.

1. Obrolan gak dijadikan ajang membanggakan diri atau merayu

Bahkan meski bersama gebetan, sebaiknya kamu gak menjadikan setiap kesempatan mengobrol dengannya untuk menebar rayuan, ya! Bukannya bikin dia terpesona, yang ada lama-lama dia malah ilfil.

Ketahui 6 Hal Ini Agar Mengobrol Sama Kamu Gak Terasa Membosankan

Selain urusan merayu gebetan, kamu juga hendaknya gak terus membanggakan diri selama mengobrol dengan siapa pun. Selain hanya akan memberikan kesan sombong dan cuma haus pengakuan, orang-orang tuh sebenarnya gak terlalu peduli sama kehebatanmu. Kamu bakalan dianggap oleh para lawan bicaramu sebagai pembual ulung.

2. Gak sibuk sendiri main HP, lawan bicara dicuekin

Yuk ah, belajar untuk lepas dari HP sebentar aja! Terutama saat sedang ngobrol dengan orang lain biar kamu tidak terkesan nggak menghargai.

Apalagi kalau sudah asyik main HP, kamu jadi gak menyimak ucapan yang dilontarkan oleh lawan bicaramu. Ditanya gak jawab. Dia cerita pun nanti kamu pasti menyahutnya dengan, "apa tadi kamu bilang?".

Duh, ngeselin banget kalau kamu gitu. Ini kan obrolan langsung. Bukan acara televisi yang ada siaran ulangnya. Fokus penuh pada lawan bicaramu, ya!

3. Paham kesukaan lawan bicara dan informasi terkini

Kalau kamu ngerti banget hal-hal yang menarik bagi lawan bicaramu, kamu jadi bisa menyesuaikan topik obrolan, kan? Lawan bicaramu pasti nyambung dan bakalan betah berlama-lama ngobrol sama kamu.

4. Menjauhi topik sensitif

Topik sensitif banyak banget macamnya. Selain soal SARA, tentu tergantung pula pada kondisi lawan bicaramu. Jadi, kamu harus mempertimbangkan siapa saja audiens pendengar kamu bicara.

Misalnya, temanmu baru saja bercerai. Tentu topik keharmonisan rumah tangga jadi gak enak banget untuk didengarkan sama dia. Kalau kamu mengangkat topik itu, nanti malah dikira nyindir dia.

5. Peka dengan ekspresi lawan bicara

Ini nih salah satu alasan pentingnya fokus pada lawan bicaramu selama mengobrol. Jangan main HP terus kayak di poin 2 tadi. Bukan hanya menyimak ucapan lawan bicaramu, kamu juga perlu memperhatikan ekspresi wajahnya.

Kalau kamu gak memperhatikannya, dia tersinggung oleh ucapanmu pun kamu gak akan paham. Kamu baru sadar setelah dia tersinggung banget. Bicaranya berubah ketus dan meninggalkanmu.

6. Bisa menyesuaikan topik obrolan dengan usia lawan bicara

Mengobrol dengan teman sebaya tentu berbeda dengan mengobrol bersama anak-anak atau lansia. Misalnya, saat kamu berkumpul bersama keluarga besarmu atau malah keluarga besar pacarmu.

Biar kamu gampang diterima oleh mereka, wajib banget untukmu bisa memilih topik obrolan yang pas. Kalau dengan anak-anak, topik sekolah atau film kartun akan lebih tepat.

Sementara jika lawan bicaramu lansia, topik kesehatan pasti akan lebih menarik untuknya. Dengan bisa memilih topik yang tepat, kamu jadi terlihat sebagai sosok yang care, lho.

Semua tips mengobrol sudah dijelaskan di atas. Tinggal kamu terapkan saja dan lihat reaksi positif para lawan bicaramu. Dijamin mereka pasti betah mengobrol denganmu.

Posting Komentar untuk "Ketahui 6 Hal Ini Agar Mengobrol Sama Kamu Gak Terasa Membosankan"